Lagi-lagi ular....
Tadi pagi, sekitar jam 05.00, tepat di sisi kami yang sedang
bersiap diri muncul uget-uget genit menari.
Mirip seekor cacing, tetapi pastilah bukan. Tariannya persis ular, tetapi sangat kecil.
Panjangnya tak sampai 10 cm, diameter tubuhnyapun kurang
dari 1 mm. Warna merah kehitaman.
Alhamdulillah, dengan tenang binatang aneh itu pada akhirnya
kami tempatkan di tempat yang layak.
Semoga tidak mengganggu kami, juga siapapun. Apalagi mencelakakan... Aamiin YRA.
Ini adalah ular terkecil di dunia yang kedua kalinya muncul
di rumah kami. Sekitar setahun lalu,
kejadiannya lebih unik. Ular sekecil itu ada di
lantai atas rumah kami.
Si kecil yang dulu, panjangnya tak sampai 5 cm, warnanyapun
transparan sehingga hampir tak tampak jelas keberadaannya. Tetapi kalau di-elus, maka terasalah –kerakag
sisiknya....
Tidak mudah tembus sekalipun ditusuk dengan tusuk sate, diberi garam kering pun tetap dengan indahnya menari. Baru setelah ditetesi air, garam meresap di sela sisiknya.... Si kecil itu mengakhiri kelincannya.
Kami tidak ingin hanyut berpikir dan memikirkan bagaimana si
kecil itu beraktraksi hingga mencapai ketinggian 4 meter. Biarkanlah itu karena Kekuasaan-Nya. Karena Kekuasaan-Nya pula kami selamat dari
apapun yang mungkin ditimbulkan ular kecil itu.
Barangkali ada yang minat untuk melihat binatang kecil itu,
saya masih mengoleksinya.....